Scaffolding Technique: Building Technique in Writing Recount Texts for Low-Proficiency Learners at Stai Al-Azhary Mamuju

Authors

  • Fusvita Sari STAI Al-Azhary Mamuju Author

Keywords:

Teknik scaffolding, Kepercayaan diri menulis, Teks naratif, Pembelajar dengan kemampuan rendah, Penelitian Tindakan Kelas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kepercayaan diri dan kemampuan menulis siswa berkemampuan rendah (low-proficiency) melalui teknik scaffolding. Masalah utama yang diangkat adalah adanya hambatan psikologis berupa kecemasan menulis yang menghalangi produktivitas bahasa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes menulis teks recount, dan angket kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan scaffolding secara bertahap mulai dari bantuan intensif hingga kemandirian berhasil meningkatkan rata-rata nilai menulis siswa dari 55 menjadi 78. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada efikasi diri siswa dalam menyusun kalimat past tense. Penelitian ini menyimpulkan bahwa scaffolding efektif sebagai jembatan kognitif dan afektif bagi pembelajar yang kesulitan.

References

Arikunto, S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara. (Referensi untuk metodologi PTK/CAR).

Brown, H. D. (2007). Teaching by Principles: An Interactive Approach to Language Pedagogy. New York: Pearson Longman. (Referensi untuk prinsip pengajaran bahasa pada siswa level rendah).

Bruner, J. S. (1978). The Role of Dialogue in Language Acquisition. New York: Springer-Verlag. (Referensi teori asal-usul istilah Scaffolding).

Derewianka, L., & Jones, P. (2016). Teaching Language in Context. Oxford: Oxford University Press. (Referensi untuk struktur genre teks Recount).

Gibbons, P. (2015). Scaffolding Language, Scaffolding Learning: Teaching English Language Learners in the Mainstream Classroom. Portsmouth: Heinemann. (Referensi utama cara menerapkan scaffolding di kelas EFL).

Gibbons (2015) dan Wood et al. (1976) sebagai fondasi utama : Untuk Teori Referensi Scaffolding

Hyland, K. (2019). Second Language Writing. Cambridge: Cambridge University Press. (Referensi tentang proses menulis bagi pembelajar bahasa kedua).

Lantolf, J. P. (2000). Sociocultural Theory and Second Language Learning. Oxford: Oxford University Press. (Referensi teori Vygotsky/Sosiokultural sebagai akar Scaffolding).

Nunan, D. (2003). Practical English Language Teaching. Singapore: McGraw-Hill Education. (Referensi strategi mengajar menulis untuk pemula).

Pajares, F. (2003). Self-efficacy beliefs in academic contexts: An outline. Journal of Educational Psychology. (Referensi untuk teori kepercayaan diri/Self-efficacy dalam menulis).

Richards, J. C., & Renandya, W. A. (2002). Methodology in Language Teaching: An Anthology of Current Practice. Cambridge: Cambridge University Press. (Referensi teknik-teknik pengajaran writing).

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press. (Referensi utama tentang Zone of Proximal Development/ZPD).

Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry. (Referensi klasik tentang fungsi dukungan dalam proses belajar)

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Scaffolding Technique: Building Technique in Writing Recount Texts for Low-Proficiency Learners at Stai Al-Azhary Mamuju. (2026). Al-Azhary Journal Research and Development, 1(1), 1-8. https://journal.staialazharymamuju.ac.id/index.php/ajrd/article/view/9